Sudut Payakumbuh

Creative Independent Media

Polisi Wanita di Polda Sumbar
Artikel

Selamat Hari Polwan, Srikandi Polri di Luaklimopuluah

SudutPayakumbuh.com – Hari ini, 1 September 2016 menjadi salah satu momentum berharga bagi kesatuan Polri di seluruh Indonesia. Pasalnya, 68 tahun lalu bertempat di Bukittinggi lahirlah Polisi Wanita yang dipelopori oleh enam orang wanita yaitu Mariana Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukotjo, Djasmainar Husein, dan Rosnalia Taher.

Berawal dari sinilah hingga saat ini lahir polwan-polwan di seluruh Indonesia. Untuk itu, liputan kali ini, SudutPayakumbuh.com mencoba mewawancarai beberapa polwan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Salah satunya yaitu mantan Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani, SH yang pernah bertugas di wilayah hukum Kota Payakumbuh dan saat ini telah pindah tugas ke Mabes Polri di bagian Kasubag Renmin Dit Tipidter Bareskrim Polri.

Mantan Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani, SH.
Mantan Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani, SH dan saat ini bertugas sebagai Kasubag Renmin Dit Tipidter Bareskrim Polri.

Memaknai Hari Polwan ini, AKBP Yuliani menilai momentum untuk introspeksi diri dan mengkaji tentang keberadaan polwan sebagai salah satu bagian integral dari Polri. Menurutnya, profesi polwan yang dijalaninya saat ini merupakan sebuah panggilan jiwa yang dijalani dengan penuh keikhlasan.

“Menjadi anggota polri bukan hanya suatu profesi tetapi sekaligus sebagai lahan untuk mengabdi kepada bangsa dannegara. Ini juga menjadi sebuah tantangan sebagai srikandi pilihan yang tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi polwan ini,” ujar mantan Kapolres Payakumbuh ini.

Berbicara tentang polwan, ia melihat polwan saat ini jauh lebih baik terutama dalam sarana dan prasarana pendidikan yang berbeda saat dirinya mengenyam pendidikan pertama kali. Sehingga ia berharap ke depannya polwan diberikan kesempatan untuk menduduki jabatan strategis nantinya.

“Saat ini kesempatan untuk mengembangkan diri sangatlah luas dan semua punya kesempatan asal punya kemampuan. Untuk itu, saya berharap kepada generasi muda untuk dapat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkiprah di dunia kepolisian. Sebab menjadi seorang polwan itu adalah sesuatu yang membanggakan,” kata Kasubag Renmin Dit Tipidter Bareskrim Polri AKBP Yuliani.

[nextpage title=”Next Page”]

Selain AKBP Yuliani, sudutayakumbuh.com juga mewawancarai beberapa polwan di Payakumbuh, Limapuluh Kota, dan Polda Sumbar. Berikut tanya jawab antara sudutpayakumbuh bersama Desvinda Alice dan Oswita:

 

Desvinda Alice, Polwan asal Payakumbuh yang bertugas di Polda Sumbar (Foto: Koleksi Pribadi)
Desvinda Alice, Polwan asal Payakumbuh yang bertugas di Polda Sumbar (Foto: Koleksi Pribadi)

1. Desvinda Alice
a. Apa makna Hari Polwan 1 September 2016 ini?
– Selain HUT Polwan juga merupakan suatu hari kebangkitan untuk polwan dan polri. Hari dimana polwan yang jadi bagian polri sebaiknya melakukan evaluasi atas apa yang mnjadi tugasnya dan atas apa yang sudah dilakukan serta apa yang akan dilakukan kedepannya.

b. Kalau boleh tahu, kenapa mau jadi Polwan? dan apa ini memang cita-cita dari kecil?
– Hahaha..lucu aja mungkin hidup di lingkungan tentara tapi langsung jatuh cinta waktu liat polwan ke sekolah. Mungkin karena sekolahnya di sebelah kantor polisi. Iya, Emang cita-cita dari kecil Bang tapi baru mengakui waktu SMA.

c. Boleh cerita tentang suka duka menjadi Polwan?
– Tiap pekerjaan pasti ada suka ada dukanya sih Bang. Sukanya merasa lebih berguna untuk Bangsa, minimal untuk orang tua. Kemudian juga bisa mengenal banyak orang dan dapat pengalaman baru.
Dukanya gak bisa lebaran atau merayakan hari-hari libur sama keluarga, hahaha..kan harus siaga. Tapi gak apa-apa, I Love My Job.

d. Di Hari Polwan 1 September ini, apa harapannya?
– Polwan jadi baik lagi dan polri juga lebih baik lagi. Semoga tetap bisa jadi melati pagar bangsa, bukan sekadar mawar penghias taman. Polwan bisa ikut membngun bangsa.

e. Apa himbauannya di Hari Polwan ini untuk generasi muda khususnya yang perempuan?
– Untuk Polwan, tetap jaga keselamatan dan waspada. Buat yang pelajar, belajar yang benar buat orang tua bangga karena itu nikmat. Yang pasti jauhi narkoba Bang, hehehe… Jadi apapun nanti yang penting berguna bagi nusa bangsa dan agama.

Untuk yang perempuan, walaupun sepertinya kita lemah tapi jangan mau direndahkan. Tetap jaga diri dan kehormatan keluarga karena masa depan kita, kita yang tentukan. Kita yang bermimpi maka harus kita yang berjuang.

 

[nextpage title=”Next Page”]

Oswita, Polwan di Kabupaten Limapuluh Kota (Foto: Istagram Pribadi)
Oswita, Polwan di Kabupaten Limapuluh Kota (Foto: Istagram Pribadi)

2. Oswita
a. Apa makna Hari Polwan 1 September 2016 ini?
– Merupakan peringatan hari lahirnya polwan se-Indonesia, serta mengingatkan kembali akan tugas polisi wanita sebagai pengemban masyarakat tidak hanya mengenai masalah kejahatan wanita, anak-anak/remaja, narkotika dan masalah administrasi. Bahkan lebih dari pda itu dan berkembang jauh menyamai layaknya tugas polisi prianya. Kemudian juga menyadarkan kembali bahwa Polwan adalah etalase polri yang dapat memberikan contoh terbaik kepada polri serta masyarakat Indonesia.

b. Kalau boleh tahu, kenapa mau jadi Polwan? dan apa ini memang cita-cita dari kecil?
– Hahaha…Saya kalo ditanya kenapa mau jadi polwan ini sedikit gimana ya, kebanyakan orang (prempuan) kalo ditanya dengan pertanyaan tersebut pasti dia menjawab mau, tapi di balik itu semua tentu banyak proses yang harus kita lalui. Kalau ditanya soal cita-cita, dari kecil cita-cita saya banyak, haha… Tetapi menjadi seorang polwan dibenak saya waktu dulu belum terpikirkan.

c. Boleh cerita tentang suka duka menjadi Polwan?
– Hm, banyak banget ya, proses demi proses yang saya lalui alhamdulillah semua bisa saya lewati. Namun yang namanya rintangan tentu banyak juga. Setiap tindakan yang kita ambil itu ada aturannya dan tidak bisa mengambil keputusan itu secara sepihak, melainkan atas perintah dari atasan. Selama menjadi seorang Polwan, istilahnya dari ujung kaki ke ujung rmbut sudah diatur ya, tentu kita tidak bisa disamakan lagi dengan masyarakat/perempuan umumnya. Akan tetapi kodrat sebagai seorang perempuan juga tidak boleh dilupakan.

d. Di Hari Polwan 1 September ini, apa harapannya?
– Harapanya dengan kembalinya diperingati HUT Polwan pada tanggal 1 September, semoga Polwan tetap jaya, bersemangat, tetap solid, dan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Indonesia, dan dapat menghasilkan kreatifitas yang lebih dari yang sebelumnya. Amiiin yaa.

e. Apa himbauannya di Hari Polwan ini untuk generasi muda khususnya yang perempuan?
– Bagi yang mau menjadi penerus seorang polisi wanita khususnya generasi muda/perempuan, teruslah belajar, gigih, berusaha, dan yakinlah bahwa apa yang menjadi keinginan kita tentu kita yang tahu bagaimana mencapainya dan ingat wanita itu adalah kuat layaknya seorang laki laki, cuma hanya mungkin yang membedakan kita hanya gender.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Media Informasi Kota Payakumbuh, Sumatra Barat "Creative Independent Social Media"