Sudut Payakumbuh

Creative Independent Media

Kukerta di Lima Puluh Kota, Mahasiswa UNRI Lakukan 4 Program Ini di Tanjung Haro Utara
Berita

Kukerta di Lima Puluh Kota, Mahasiswa UNRI Lakukan 4 Program Ini di Tanjung Haro Utara

SudutPayakumbuh – Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Kukerta adalah suatu kegiatan perkuliahan dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa secara pragmatis, berdimensi luas melalui pendekatan interdisipliner, komprehensif, dan lintas sektoral. Melaksanakan hal tersebut, Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Tahun 2021 gelar kukerta di Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator KKN Hendro Ekwarso saat dihubungi #sudutpayakumbuh, Senin 3 Mei 2021. Ia mengatakan pengabdian masyarakat ini telah dimulai sejak tanggal 24 Maret 2021, dimana Tim Kukerta ini memiliki 4 program kerja utama yang dilaksanakan dalam kurun waktu 40 hari.

“Beberapa program yang dilakukan mahasiswa di sini adalah didikan subuh, khatam alquran, sosialisasi pengentasan dan pencegahan stunting, serta sosialisasi penanaman tanaman dengan media hidroponik. Keempat program ini pun juga mendapatkan respon yang baik dan positif dari wali nagari dan sekertaris serta unsur pemerintahan setempat,” ujar Hendro Ekwarso.

Ia menjelaskan bahwa untuk program didikan subuh ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan serta untuk menambah pengetahuan pelajar tentang agama dan keagamaan. Kemudian program khatam alquran bertujuan untuk memotivasi kembali para anak-anak dan pemuda di Tanjung Haro Utara untuk membaca alquran.

“Sedangkan sosialisasi pengentasaan dan pencegahan stunting bertujuan untuk meningkatkan informasi dan edukasi kepada ibu-ibu dan pasangan baru menikah mengenai stunting, pencegahannya dan gizi seimbang untuk anak. Terakhir program sosialisasi penanaman tanaman dengan media hidroponik, dimana ingin memberikan pengetahuan yang baru tentang alternatif bercocok tanam modern sehingga masyarakat yang di rumah bisa juga menanam sayuran dengan menggunakan alat-alat bekas seperti botol bekas dan tanpa memerlukan tanah yang luas sebagai media tanamnya,” katanya.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Media Informasi Kota Payakumbuh, Sumatra Barat "Creative Independent Social Media"