Tanjung Pati — Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) melaksanakan sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 di Gedung Serbaguna Kampus Tanjung Pati, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah, guru BK, dan guru IT tersebut dibuka Wakil Direktur I PPNP Jamaluddin. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri sekaligus memperkenalkan jurusan dan program studi yang ada di PPNP kepada pihak sekolah.
Jamaluddin menjelaskan pada 2026 terdapat dua jalur nasional masuk perguruan tinggi negeri, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Selain itu, PPNP juga membuka jalur mandiri melalui Konsorsium Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI).
“Pada tahun 2026 ini PPNP menyediakan 953 kursi untuk mahasiswa baru yang tersebar pada 15 program studi di lima jurusan,” kata Jamaluddin.
Ia menyebut kuota masing-masing jalur mengacu pada peraturan kementerian. Setiap program studi memiliki tingkat keketatan berbeda sehingga siswa diharapkan mempertimbangkan pilihan prodi dengan matang.
Menurutnya, peran guru sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada siswa agar mereka memiliki banyak opsi pendidikan dan karier.
“Lulusan PPNP secara umum memiliki masa tunggu kerja yang singkat, kurang dari enam bulan setelah wisuda,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, PPNP juga memberikan materi “Strategi dan Kiat Khusus Agar Lolos Seleksi Beasiswa KIP Kuliah” yang disampaikan pengelola KIP Kuliah PPNP, Hafzil Ade.
Ia menuturkan masih banyak calon mahasiswa gagal mendapatkan beasiswa karena kurang memahami petunjuk teknis pendaftaran.
“Sering terjadi kendala akibat salah membaca petunjuk teknis saat pendaftaran KIP Kuliah, padahal siswa tersebut sebenarnya memenuhi syarat sebagai penerima,” jelasnya.
