Categories Warta

Malala Tour Malaya: Perjalanan, Perjumpaan, dan Musik Balada Jhon Selon

Musisi balada asal Lima Puluh Kota, Jhon Selon akan menggelar rangkaian pertunjukan bertajuk “Malala Tour Malaya 2025” di sejumlah ruang komunitas di Malaysia.

Tur ini menjadi penanda penting dalam perjalanan bermusik Jhon, sekaligus momentum untuk memperkenalkan Album EP yang selama ini tertunda perilisannya kepada publik yang lebih luas.

Berangkat dari niat sederhana, perjalanan dan perjumpaan, Malala Tour Malaya justru tumbuh menjadi ruang temu kreatif. Awalnya, tur ini tidak dirancang sebagai agenda besar. Namun pertemuan dengan kawan-kawan musisi dan seniman di Malaysia membuka kesempatan bagi Jhon untuk berbagi panggung dan cerita melalui musik balada yang ia usung.

“Awalnya hanya niat jalan-jalan, tapi perjumpaan dengan teman-teman di sini memberi ruang untuk manggung dan berbagi lagu,” ujar Jhon Selon.

Malaysia dipilih bukan tanpa alasan. Melalui tur ini, Jhon ingin melihat sejauh mana musik yang ia mainkan ini, diterima dan diapresiasi oleh masyarakat Malaysia, sekaligus memperkenalkan karya-karyanya dalam konteks yang lebih luas dan lintas batas

Ruang-ruang pertunjukan yang dipilih dalam tur ini merupakan tempat berkumpulnya musisi dan seniman lokal. Ruang yang hidup oleh dialog, kolaborasi, dan praktik seni yang akrab dengan anak-anak muda. Di tempat-tempat yang akan ia kunjungi itu, Jhon berharap musiknya menemukan. rumah yang baru.

Dalam Malala Tour Malaya 2025, Jhon Selon akan membawakan lagu-lagu original dari repertoar baladanya, serta beberapa karya pilihan milik Iwan Fals sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi musik kritik dan tutur yang membesarkannya.

Tur ini juga melibatkan dan didukung oleh sejumlah musisi serta seniman Malaysia, di antaranya Chemenk (The Goblokes), Om Rul Darwis, Bang Azmyl Yunor, serta Dr. Moja (Late Night Frequency). Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari pertukaran kreatif yang lebih panjang di masa depan..

Ke depan, Jhon berharap Malala Tour Malaya tidak berhenti sebagai rangkaian pertunjukan semata, melainkan menjadi jembatan kolaborasi dan memperluas pengenalan musik balada Indonesia di Malaysia.

“Harapan saya ke depan, musik balada bisa lebih dikenal di sini, dan ke depan bisa terjalin kolaborasi dengan musisi-musisi Malaysia,” ujar Jhon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *