Categories Warta

Surau Balubuih Bakal Gelar Musyawarah: Guna Membuka Galanggang Silek Kembali

Surau Balubuih yang terletak di Jorong Balubuih, Nagari Sungai Talang, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota aka menggelar musyawarah pada Rabu 20 Desember 2025. Musyawarah ini dilakukan atas respon masukan guna membangkitkan kembali latihan silek di Surau Balubuih.

Silek Tuo Kumango Balubuih merupakan sebuah ajaran silek yang erat kaitannya dengan pendidikan di Surau. Silek ini diwarisi oleh Maulana Syekh Mudo Abdul Qadim dari Maulana Syekh Abdurrahman Al-Khalidi Kumango.

Di samping itu, Silek Tuo Kumango Balubuih merupakan aliran silek yang pada awalnya juga telah hadir sebagai pemanggil bagi pemuda untuk pergi mengaji ke surau. Karena pada saat itu, para pemuda sangat sulit untuk diajak pergi mengaji ke surau. Representatif silek kumango lahir sebagai proyeksi dakwah kultural yang dilakukan oleh beberapa ulama masa silam di Minangkabau.

Di Surau Balubuih, silek ini dipelajari banyak anak muda dari berbagai daerah; ada dari Simpang Sugiran, Guguak, Taeh Baruah, Guguak Nunang, Subarang Botuang, Nankodok, Canduang, Batu Taba Baso, dan masih banyak dari daerah lainnya.

Seiring berjalannya waktu, pelajaran silek di Surau Balubuih mengalami penurunan hingga kekosongan pembelajaran pun sempat terjadi di surau, hal ini disebabkan dengan banyaknya murid yang merantau ke luar daerah guna mencari peruntungan, dan melanjutkan pendidikan jenjang perguruan tinggi ke luar provinsi, dan distraksi kehidupan lainnya.

Nofialdi salah seorang pengurus mengatakan dalam rangka menghidupkan dan melestarikan kembali Silek Tuo Kumango Balubuih maka pihaknya menghimbau dan menyeru agar masyarakat semuanya untuk bisa menghadiri dan membangunkan kembali Silek Kumango Balubuih yang diadakan di surau pada Rabu, 17 Desember 2025.

Acara ini akan dilakukan dengan beberapa rangkaian, yakni: sholat magrib berjama’ah, makan bersama, sholat isya berjama’ah, malangkah, ditutup dengan sholawat tafrijiyah.

Fauzan Azima selaku Kepala Jorong Balubuih menyambut baik dengan adanya rencana ini dan mengapresiasi langkah baik dari surau Balubuih ini.

“Kebetulan saya juga salah seorang yang ikut latihan juga di sana. Dalam hal juga saya sangat antusias dan berkeinginan besar tentang bagaimana kelanjutan dan peningkatan besar agar salah satu kebudayaan minang ini masih terjaga dan melekat dalam kehidupan bersosial,” ujar Fauzan.

Pria yang belum genap satu tahun menduduki posisi sebagai Kepala Jorong Balubuih itu menjelaskan bahwa silek dan surau merupakan wadah untuk meningkatkan keselarasan antara jasmani dan rohani dalam segi spiritualnya.

“Tentu kita semua paham, tujuan silek ini adalah untuk meningkatkan kemampuan diri dalam menghadapi permasalahan dan persoalan yg dihadapi dalam berkehidupan, meningkatkan konsentrasi, fokus dan bathin yg dalam. Semoga ini pertanda Silek akan bangkit dan mendunia kembali dari Jorong Balubuih. Ayo Baliak Kasurau.” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *