Kelurahan Tiakar Adakan Musrenbang 2026

Sudutpayakumbuh- Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan di Kantor Lurah Tiakar, Selasa (13/1/2026). 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Payakumbuh Timur, Hepi yang sekaligus membuka Musrenbang secara resmi. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Hurisna Jamhur, bersama Anggota DPRD Kota Payakumbuh Dapil III, yakni Ryan Made Hanesty, Jen Zuldi Rozalim, serta Wirianto, Dt. Paduko Basa Marajo. Selain itu, hadir pula perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Lurah Tiakar Benni, unsur LPM, PKK, RT/RW, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Untuk diketahui, Musrenbang Kelurahan Tiakar menjadi momentum penting dalam menyerap dan menyatukan berbagai aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah dihimpun melalui rembuk RW, untuk selanjutnya dirumuskan menjadi usulan pembangunan yang terukur, realistis, dan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Payakumbuh Timur, Hepi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh pihak yang hadir, khususnya Anggota DPRD Kota Payakumbuh yang selama ini konsisten mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tahap penganggaran dan pelaksanaan program pembangunan.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah utama dalam menentukan arah pembangunan daerah. 

Menurutnya bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, banyak aspirasi masyarakat yang berhasil diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kota Payakumbuh terkhususnya di Kecamatan Payakumbuh Timur, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, hingga realisasi kegiatan di lapangan.

“Terima kasih kepada Lurah beserta seluruh jajarannya yang telah mempersiapkan dan melaksanakan Musrenbang ini dengan baik. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam membangun kelurahan secara terencana dan partisipatif,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tiakar, Benni dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang Kelurahan merupakan forum yang sangat penting dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan rencana pembangunan kelurahan.

“Musrenbang ini adalah ruang bagi kita semua untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi, dan menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Kelurahan Tiakar,” ujarnya. 

Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk berperan aktif dalam proses diskusi dan musyawarah. 

“Penting untuk menyampaikan gagasan secara konstruktif, mengedepankan kepentingan bersama, serta menjaga semangat kebersamaan demi terwujudnya pembangunan kelurahan yang merata dan berkeadilan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Payakumbuh, Hurisna Jamhur mengatakan bahwa meskipun pemerintah daerah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, namun Pokok-Pokok Pikiran (Porkir) DPRD tetap dapat dilaksanakan secara proporsional.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini terdapat satu Pokir DPRD yang akan direalisasikan di Kelurahan Tiakar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya efisiensi anggaran, pembagian Pokir harus dilakukan secara adil dan merata di seluruh wilayah Daerah Pemilihan III. Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak kelurahan, khususnya Lurah dan fasilitator kelurahan, agar usulan-usulan pembangunan dapat dikelompokkan secara jelas.

“Kami mohon agar usulan prioritas dapat dipisahkan dengan baik, mana yang termasuk Pokir DPRD, mana kegiatan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, hibah, serta usulan yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti di tingkat provinsi,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *