Nagari Sungai Talang kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peran pemuda sebagai motor pembangunan nagari. Melalui kegiatan pelatihan Karang Taruna, pemerintah nagari berupaya memperkuat kapasitas generasi muda agar lebih siap berkontribusi dalam bidang sosial, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat.
Acara yang digelar selama dua hari, yaitu 18-19 Desember 2025 ini diikuti oleh pemuda dari beberapa Jorong yang ada di Nagari Sungai Talang, yakni: Jorong Balubuih, Jorong Guguak Nunang, Jorong Bukik Apik, Jorong Kaludan, Jorong Sungai Talang.
Kapolsek Guguak yakni AKP. Doni Prama Dona mengatakan kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang konsolidasi pemuda nagari di tengah tantangan perubahan sosial yang kian kompleks.
“Dengan pelatihan ini, Karang Taruna diharapkan tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan program yang berdampak nyata bagi Nagari Sungai Talang,” katanya saat menjadi narasumber dari instansi kepolisian.
Ia menjelaskan bahwa bahwa Karang Taruna sangat penting sebagai wadah guna mempersiapkan pemimpin di masa depan karena menjadi wadah pembinaan karakter, keterampilan, dan kepemimpinan melalui kegiatan nyata seperti pelatihan, diskusi, kerja bakti, dan program sosial, membentuk pemuda yang berjiwa sosial, kritis, bertanggung jawab, dan inovatif.
“Karang taruna haruslah jadi agen perubahan dan tulang punggung pembangunan desa dan bangsa, dan mencegah kenakalan remaja, serta membangun mental demokrasi yang sehat,” ujar AKP. Doni yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Payakumbuh.
Tidak hanya sampai di situ, Doni juga mencoba menguraikan dampak/bahaya penggunaan narkotika, dengan memberikan beberapa percontohan yang ia alami di lapangan selama bertugas.
Sementara itu, salah seorang peserta dari Jorong Balubuih, Reki menyambut baik adanya acara ini karena dinilai dapat menjadi wadah peningkatan kapasitas dan kualitas kepemimpinan anggota Karang Taruna.
“Saya rasa perlu acara ini ada, semoga dengan adanya acara ini para pemuda yang ada di berbagai jorong menemukan problem solving atas permasalahan yang ada di daerah,” ujarnya.
