Categories Warta

Safni Sikumbang Targetkan Tambahan 13 Ekskavator hingga 2027

Langkah efisiensi yang diambil Bupati Safni Sikumbang mulai menampakkan arah. Alih-alih membeli kendaraan dinas baru, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mengalihkan anggaran untuk pengadaan alat berat jenis ekskavator. Kebijakan itu dirancang untuk menopang sektor pertanian urat nadi ekonomi daerah yang didominasi kawasan perbukitan.

Kini, dua unit ekskavator telah beroperasi dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya sewa alat. Fokusnya pembukaan jalan usaha tani, pengolahan lahan, serta perluasan area pertanian produktif.

Dalam wawancara bersama Sudut Payakumbuh di kediamannya di Nagari Sariak Laweh, Minggu 1 Maret 2026, Safni menegaskan arah kebijakan tersebut akan berlanjut.

“Kondisi daerah kita efisiensi. Satu-satunya langkah yang dirasa bermanfaat dalam kondisi efisiensi tentu meniadakan untuk mobil dinas baru dan diganti ke 2 ekskavator dan mudah-mudahan itu bisa bermanfaat itulah yang terpikir oleh kami,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sekitar 76 persen masyarakat Lima Puluh Kota menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

“Lima Puluh Kota 76 persen masyarakatnya bergantung ke pertanian dan daerah kita juga umumnya perbukitan. Kami, pemerintah mendorong penuh soal ketahanan pangan, dan untuk 2036 ini kita mendapatkan 6000 bibit,” tegasnya.

Soal mekanisme peminjaman, Safni menjelaskan pengajuan dilakukan melalui Wali Nagari karena yang mengetahui di mana jalan pertanian akan dibuka.

“Masalah minyak mungkin dikembalikan ke masyarakat dan Wali Nagari setempat sebab baru mesin yang digratiskan,” lanjutnya.

Kemudian untuk rencana jangka menengah dikatakannya telah disiapkan yaitu akan menambah ekskavatot sebanyak 13 unit secara bertahap di tahun 2027.

“Minimal kita harus punya satu ekskavator per Kecamatan. Untuk sekarang baru 2 unit, dan di 2026 ini 2 atau 3 unit lagi rencana bakal ditambah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *