Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta berserta jajarannya secara resmi melepas arak-arakan ratusan sepeda onthel yang tergabung dalam iven Parade Onthel Payakumbuh yang diselenggarakan di Gelanggang Kubu Gadang. Minggu (9/11/2025) pagi.
Para onthelis-onthelista yang datang dari berbagai daerah hingga luar negeri ini seperti Palembang, Yogjakarta, Bukittinggi, Padang, dan Belanda itu berkeliling mengikuti rute star dari Gelanggang menuju Simpang Benteng, lalu belok kanan menuju Kampung Adat Balai Kaliki, kemudian Tugu Adipura, Masjid Tuo Balai Nan Duo, hingga Tugu Onthel, lalu melewati Batang Agam, Rumah Dinas Wakil Walikota dan kembali lagi ke GOR M.Yamin.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta dalam sambutannya mengatakan bahwa Parade ini bukan hanya sekadar iven olahraga biasa namun ada kesan nostalgia di dalamnya, mengingat kembali masa dahulu.
“Ini cara kita memperkenalkan Payakumbuh sebagai kota yang kaya budaya, ramah wisata, dan kuliner yang lezat,” ucap Wako
Menariknya dalam iring-iringan Parade Onthel ini, para Onthelis-Onthelista tidak memakan baju biasa namun menggunakan atribut khas gaya tempo lama, bahkan ada yang menghiasi dirinya dengan karakter pahlawan, presiden, dan lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, juga menyebut bahwa iven ini terlaksan dengan menghadirkan konsep lama dan pengalaman wisata yang berbeda.
“Kita ingin orang datang ke Payakumbuh bukan hanya untuk melihat pemandangan, tapi juga merasakan suasana masa lalu yang hidup kembali,” kata
Tidak hanya mengadakan parade, malam sebelumnya (8/11) para tamu yang hadir dalam moment ini juga disuguhi penampilan seni tradisional dan kuliner lokal.
“Onthelis-Onthelista yang datang itu banyak yang kagum karena bisa menikmati makanan tradisional yang sekarang sudah jarang ditemui. Ini juga jadi ajang promosi kuliner lokal,” tutup Yunida.
