sudutpayakumbuh-Empat ekor anjing liar atau anjing gila dilaporkan menyerang dan menggigit tiga orang anak di Nagari Sungai Naniang, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).
Tiga korban dilarikan ke rumah sakit, dua orang diperbolehkan pulang. Sedangkan satu korban terpaksa di rujuk ke Padang .
Camat Bukik Barisan, Erinaldi, membenarkan adanya peristiwa penyerangan oleh gerombolan anjing liar yang menimpa warganya tersebut pada Minggu (11/10/2026) lalu.
“Benar, kejadian yang dialami para korban ini terjadi pada Minggu di Nagari Sungai Naniang. Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Erinaldi.
Dijelaskan ErinaIdi, serangan tersebut dialami oleh tiga orang anak. Usai kejadian, para korban langsung dilarikan dan mendapatkan perawatan medis awal ke rumah sakit yang ada di Kecamatan Suliki.
“Hasil diagnosa dokter, dua orang anak sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Sementara satu orang korban informasinya dirujuk ke Padang. Saat ini kami masih mengonfirmasi perkembangan informasi tersebut,” kata Erinaldi.
Terkait keberadaan hewan liar tersebut, Erinaldi menyebutkan ada empat ekor anjing yang dilaporkan menyerang warga. Dua ekor di antaranya telah berhasil dilumpuhkan oleh warga setempat.
“Dua ekor anjing di antaranya sudah mati dibunuh warga. Untuk penanganan lebih lanjut, kami sudah berkoordinasi dan menghubungi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Limapuluhkota agar turun ke lokasi melakukan tindakan teknis,” jelasnya.
Pihak kecamatan menyerahkan sepenuhnya penanganan dan pengawasan hewan liar tersebut kepada dinas terkait yang membidangi kesehatan hewan.
Guna mengantisipasi kejadian serupa dan potensi penyebaran penyakit, Erinaldi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau warga yang memiliki hewan peliharaan, khususnya anjing, agar tidak sembarangan melepasliarkannya, terlebih jika ada indikasi penularan penyakit. Bagi warga lainnya, kami harap selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan mewaspadai ancaman hewan liar,” tutupnya
