Categories Artikel Berita Sudut

Wako Zulmaeta Resmi Lantik Devitra Jadi Kepala BPBD Kota Payakumbuh

Sudutpayakumbuh- Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Wali Kota, Zulmaeta secara resmi melantik Devitra sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh. 

Hal ini diumumkan dalam moment pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama , Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago, serta Pejabat Fungsional lingkungan Pemko Payakumbuh, di Aula Josrizal Zain, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Sekretaris Daerah, Dewan Pengawas, Pimpinan BUMD, Asisten, Staf Ahli, serta tamu undangan lainnya.

Tak hanya Devitra, Erizon juga dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Selanjutnya, Dr. Prety Diawati, sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh.

Sementara itu, sejumlah pejabat fungsional turut dilantik, antara lain Rika Fitriani dan Dwi Yulia Jayanti sebagai Perencana Ahli Muda, serta Yellita Eka Putri sebagai Perencana Ahli Pertama.

Zulmaeta mengatakan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa proses pelantikan PPT Pratama telah melalui seluruh tahapan sesuai norma, standar, dan prosedur kepegawaian yang berlaku.

“Saya berharap saudara dapat melaksanakan tugas secara konsisten serta mencapai target kinerja yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” ujarnya. 

Ia juga menyebut bahwa pelantikan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago telah melalui proses panjang yang dilaksanakan secara akuntabel dan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian Badan Usaha Milik Daerah Air Minum

Ia juga mengatakan Perumda Air Minum Tirta Sago memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.

“Perumda Air Minum Tirta Sago tidak hanya menjalankan fungsi sosial, tetapi juga dituntut beroperasi secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan,” tutupnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *