Categories Warta

Wako Zulmaeta Bedah Kinerja OPD, Targetkan Perbaikan Layanan dalam 30 Hari

Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lanjutan Dialog dan Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 di Aula Jozrizal Zain, Selasa (7/4/2026). Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam forum tersebut, Zulmaeta menekankan bahwa penyelesaian persoalan layanan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh OPD. Ia meminta jajaran perangkat daerah untuk tidak menunggu keluhan masyarakat, melainkan bersikap proaktif dalam menghadirkan solusi di lapangan.

“Evaluasi ini bentuk keseriusan kita dalam memacu kinerja jajaran Pemko Payakumbuh demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Zulmaeta.

Evaluasi kinerja dilakukan secara bertahap selama dua hari. Pada hari pertama, Senin (6/4), Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman dan Sekretaris Daerah Rida Ananda mengevaluasi sejumlah OPD, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, RSUD Adnaan WD, Dinas Pendidikan, serta Dinas Perhubungan.

Sementara itu, pada hari kedua, Selasa (7/4), evaluasi dilanjutkan terhadap OPD lainnya seperti Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, BPBD, DPMPTSP, DP3AP2KB, Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dalam arahannya, Zulmaeta mengingatkan agar setiap kepala OPD menyampaikan capaian kinerja secara objektif dan berbasis data. Ia menegaskan bahwa setiap laporan harus disertai bukti nyata pelaksanaan di lapangan.

“Lampirkan buktinya, kapan, di mana, dan apa yang dilakukan. Jangan hanya menyampaikan bahwa kegiatan sudah terlaksana tanpa data pendukung,” tegasnya.

Selain itu, Zulmaeta juga memberikan tenggat waktu selama 30 hari kepada seluruh OPD untuk memperbaiki indikator kinerja yang belum optimal. Perbaikan tersebut harus dituangkan dalam rencana aksi yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menambahkan, dialog dan evaluasi kinerja ini belum sepenuhnya selesai. Bagi OPD yang belum mendapatkan giliran evaluasi, akan dilanjutkan pada pekan berikutnya.

Melalui langkah ini, Pemko Payakumbuh berharap kinerja perangkat daerah semakin terarah, akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *