Ratusan Peserta Didik MTsN 3 Limapuluh Kota Ikuti Prosesi Wisuda Tahfidz

sudutpayakumbuh- Sebanyak 322 orang peserta didik MTsN 3 Limapuluh Kota mengikuti prosesi Wisuda Tahfidz yang diadakan di Lingkungan Sekolah pada Rabu (13/5/2026). 

Kegiatan monumental tersebut dihadiri oleh Plh Kepala Kantor Kemenag Lima Puluh, Anggota DPRD Lima Puluh Kota, Ketua Baznas Lima Puluh Kota, Kepala KUA Kecamatan Guguak, Camat Kecamatan Guguak, Kapolsek Guguak dan tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah MTsN 3 Limapuluh Kota, Budi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah memberikan dukungan terbaik untuk suksesnya program tahfidz di madrasah.

“Atas nama pribadi dan pimpinan dari lubuk hati yang terdalam saya sampaikan apresiasi dan rasa haru kepada seluruh wali murid yang telah membersamai berbagai program madrasah, terkhusus untuk kegiatan wisuda tahfidz hari ini yang seluruhnya diprogram oleh wali murid,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa pihaknya memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan berbagai inovasi layanan pendidikan agar madrasah ini terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang berwawasan global.

“Saat ini kami sedang memacu beberapa riset peserta didik agar kembali berprestasi di tingkat Nasional dan bersaing di level Internasional. Ikhtiar tersebut tentu memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder yang ada. Izinkan saya sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kemenag Limapuluh Kota beserta jajaran yang telah memberikan bimbingan, motivasi untuk kemajuan madrasah ini,” ujarnya

Sementara itu, PLH Kepala Kemenag 50 Kota, Irwan menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan wisuda tahfidz MTsN 3 Lima Puluh Kota.

“Kementerian Agama Lima Puluh Kota telah mencanangkan program tahfidz ini semenjak tiga tahun terakhir, Alhamdulillah program tersebut sukses dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan madrasah. Saya juga bangga MTsN 3 Lima Puluh Kota tampil sebagai lokomotif utama dalam membumikan Al-Qur’an,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Program tahfidz merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Madrasah yang merupakan ujung tombak pendidikan Islam dituntut untuk menjadi kawah candradimuka dalam melahirkan SDM yang berilmu, beriman dan beramal agar dapat bersaing di pentas global yang penuh tantangan. Hafalan Al-Qur’an yang ada di sanubari ananda semua akan berperan sebagai sensor kehidupan dimasa datang. Saya bisa pastikan setiap lulusan madrasah di Lima Puluh Kota minimal hafal 1 Juz Al-Qur’an,” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *