Meriahkan HUT Ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur, Operasi Semut Serentak Digelar Tiga Hari

sudutpayakumbuh- Operasi Semut Serentak menjadi kegiatan perdana dalam rangkaian peringatan HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur yang digelar pada 21-24 Agustus 2026.

Kegiatan ini melibatkan LPM kelurahan se-Kecamatan Payakumbuh Timur, ma­sya­rakat, pelaku UMKM, pemuda, relawan, komunitas, instruktur, mitra, dan donatur.

Wa­kil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman mengapresiasi gerakan Operasi Semut yang digelar Lembaga Pemberda­yaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Payakumbuh Timur sebagai upaya mendorong partisipasi ma­syarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kembali budaya gotong royong.

“O­perasi Semut ini jangan ha­nya dipandang sebagai perlombaan, tetapi harus men­jadi gerakan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan kita,” kata Elzadaswarman saat menghadiri kegiatan tersebut di TPS3R Mancang Labu, Payakumbuh.

Menurut Elzadaswarman, persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Karena itu, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dinilai penting untuk membangun kesadaran sekaligus menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan secara bersama-sama.

“Kalau masyarakat sudah peduli dan mau bergerak bersama, berbagai persoalan lingkungan akan lebih mudah kita atasi. Pemerintah tentu mendukung, tetapi partisipasi masyarakat menjadi u­jung tombak dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Elzadaswarman menyebut keberadaan LPM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan dan memberdayakan ma­sya­rakat karena bersentuhan langsung dengan kehidupan warga di tingkat kelurahan.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti setelah rangkaian peringatan HUT LPM selesai, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat secara berkelanjutan.

“LPM harus terus menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti ketika rangkaian HUT selesai, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan ma­sya­rakat,” katanya.

Dalam Operasi Semut, peserta dari LPM kelurahan mengumpulkan sampah anorganik dari ling­kungan masing-masing untuk kemudian dibawa ke TPS3R Mancang Labu gu­na ditimbang. 

Elzadaswarman menilai kegiatan ter­sebut tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menghidupkan kem­bali semangat gotong royong di tengah ma­syarakat.

“Yang kita ha­rapkan bukan hanya ling­kungan yang bersih, tetapi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara bersama-sama. Dari situlah semangat gotong royong akan kembali menjadi ke­kuatan masyarakat,” ka­tanya.

Sementara itu, Ketua DPC LPM Kecamatan Payakumbuh Timur Novanto Yudistira mengatakan pihaknya sengaja mengemas peringatan HUT LPM dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin peringatan HUT LPM tidak hanya bersifat seremonial. Karena itu, kegiatan yang kami susun mencakup lingkungan, penguatan kelembagaan, pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan ma­sya­rakat, dan penguatan kemitraan,” kata Novanto.

Selain Operasi Semut, rangkaian HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur juga diisi lomba fotografi bertema “Operasi Semut”, penilaian LPM berprestasi tingkat Kecamatan Payakumbuh Ti­mur, pelatihan digital marketing dan pembuatan website gratis bagi UM­KM, pelatihan pengembangan pemasaran, pe­latihan bantuan hidup da­sar (BHD), serta lomba “Mambuek Teh Talua”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *