sudutpayakumbuu- Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong transformasi 171 Posyandu aktif untuk melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat. Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan penegasan tersebut pada Selasa, (22/9/2026).
Transformasi ini selaras dengan paradigma nasional yang berfokus pada pencegahan penyakit dan promosi kesehatan.
Selain Posyandu, sebanyak 47 Puskesmas Pembantu dan Pos Kesehatan Kelurahan juga dialihkan menjadi Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan.
“Pembangunan kesehatan merupakan investasi paling mendasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Posyandu harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk deteksi dini penyakit,” kata Elzadaswarman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Yanti menjelaskan bahwa layanan mencakup ibu hamil hingga lansia. Pemko Payakumbuh turut memperkuat kapasitas kader melalui ajang Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh 2026.
“Pada era transformasi ini, Posyandu memberikan layanan komprehensif yang menjangkau ibu hamil, bayi, remaja, dewasa, sampai lansia. Harapan kita, Posyandu yang berprestasi dapat menginspirasi lainnya,” kata dr. Yanti.
Langkah penguatan pelayanan kesehatan primer ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Pemko Payakumbuh terus berkomitmen membangun kesadaran hidup sehat mulai dari tingkat keluarga hingga kelurahan.
