Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemko Payakumbuh Gelar Tablig Akbar

sudutpayakumbuh-Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengajak aparatur sipil negara (ASN) menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperbaiki akhlak, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Zulmaeta saat membuka Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul Awal 1448 Hijriah di Aula Pertemuan Josrizal Zain Lantai III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (27/8/2026). Tausiah pada kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Yasril, Dt. Rajo Sindo.

Tablig Akbar tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh Erman Ali.

Kegiatan diikuti ASN perwakilan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Maulid Nabi bukan sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita menjadikan kehidupan dan akhlak beliau sebagai teladan. Kecintaan kepada Rasulullah harus kita buktikan melalui sikap dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Zulmaeta.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW yang menjunjung tinggi kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, dan kasih sayang sangat relevan diterapkan ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita harus mampu menghadirkan keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas. Amanah yang diberikan kepada kita harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, jujur dan ikhlas, karena pada akhirnya tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Zulmaeta menegaskan peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah SAW, maka akhlak beliau harus tercermin dalam diri kita. Mari kita perbaiki diri, perbaiki cara kita bekerja, cara kita berkomunikasi dan cara kita memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga aparatur yang memiliki integritas, akhlak, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang bersih, amanah, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemerintahan yang baik harus dibangun oleh orang-orang yang baik. Karena itu, mari kita tumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, kita perbaiki akhlak, dan kita hadirkan keteladanan beliau dalam setiap pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan,” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *