Sudutpayakumbuh- Sebanyak 341 siswa hafidz dan hafidzah mengikuti Wisuda Tahfidz MTsN 1 Payakumbuh Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Aula Madrasah pada Rabu (12/5/2026)
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa yang memberi pesan khusus kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan hafalan.
Dalam sambutannya, Mustafa mengingatkan bahwa wisuda bukan garis akhir bagi para penghafal Al-Qur’an. Justru setelah prosesi itu, tantangan sebenarnya dimulai, yakni menjaga hafalan agar tetap melekat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Janganlah putus asa untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi. Wisuda ini bukan akhir perjalanan kalian, melainkan awal. Perjuangan sesungguhnya adalah menjaga hafalan atau murajaah agar tetap melekat dalam ingatan dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Kehadiran Kakanwil Kemenag Sumbar dalam kegiatan itu menjadi penegasan perhatian Kementerian Agama terhadap penguatan pendidikan keagamaan di madrasah. Program tahfidz yang dijalankan madrasah dipandang sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an.
Mustafa hadir didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sumbar, Ny. Nursofia Mustafa. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid beserta jajaran, kepala madrasah se-Kota Payakumbuh, serta para orang tua siswa. Rombongan disambut langsung Kepala MTsN 1 Payakumbuh, Ermita bersama jajaran guru.
Mustafa juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini mendampingi siswa menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, proses membentuk hafidz tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan kesabaran panjang dari para pendidik.
“Terima kasih atas dedikasi dan kesabaran Bapak dan Ibu guru dalam membimbing siswa hingga mampu menghafal Al-Qur’an. Dedikasi itu menjadi investasi akhirat yang tidak terputus,” ujarnya.
Terakhir, Ia juga memberi penghargaan kepada para orang tua yang terus mendukung anak-anak mereka dalam proses belajar dan menjaga hafalan.
