Baru mau memasuki dua hari tumbuh, Bunga Bangkai dengan jenis Amorphophallus Paeoniifolius di Padang Balubuih Jorong Piobang, Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh, ditemukan dalam kondisi rusak. Tumbuhan yang kadang juga dinamakan dengan Suweg ini adalah tanaman anggota genus Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa dan iles-iles. Suweg sering dicampurbaurkan dengan iles-iles karena keduanya menghasilkan umbi batang yang dapat dimakan dan ada kemiripan dalam morfologi daun pada fase vegetatifnya.
Akan tetapi, flora endemik yang baru saja memulai fase generatif ini rusak setelah menjadi sasaran aksi usil anak-anak setempat.
Ujang pemilik rumah yang pekarangan rumah nya ditumbuhi bunga tersebut pun mengakui bahwa anak-anak yang telah membuat bunga tersebut rusak, ”Bunga itu tumbuh udah ada sekitar 3 kali dalam kurun 2 tahun belakangan ini, namun yang untuk kali ini, tumbuhnya diketahui kemarin, (Minggu, 26 April 2026) karena baunya cukup menyengat, nah dan sekarang seperti itu bentuknya karena anak-anak ini penasaran dan mainin, hingga bentuk seperti itu,” ujarnya kepada Sudut Payakumbuh saat ditemui di kediamannya, Senin sore, 27 April 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan bagian spadix tongkol tegak yang seharusnya menjadi pusat penyebaran aroma hancur tercabik-cabik. Kelopak besar atau spatha yang berwarna merah marun juga tampak robek, memutus proses pemekaran sempurna.
Padahal, fase mekar bunga ini sangat krusial dan sensitif terhadap gangguan fisik. Kerusakan pada struktur spadix mengakibatkan kegagalan metabolisme pelepasan panas (thermogenesis), yang secara otomatis menghentikan siklus hidup bunga sebelum mencapai puncak estetika dan fungsi reproduksinya. Kini, puspa langka tersebut teronggok layu tanpa sempat memamerkan kemegahannya.
Bunga Bangkai sendiri di Lima Puluh Kota memang sering tumbuh akhir-akhir ini, terutama bulan Januari lalu salah satunya, di belakang rumah salah seorang warga di Jorong Tigo Balai, Nagari Lubuak Batingkok, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang tumbuh sempurna dengan tinggi lebih satu meter, tapi jenis tersebut berbeda, jenis yang tumbuh di Jorong Tigo Balai adalah Amorphophallus Titanium.
