160 x 600 Ad Space Available
160 x 600 Ad Space Available
Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

Pj. Wali Kota Payakumbuh Buka Suara Terkait Video Viral Tempat Hiburan Malam di Kota Payakumbuh

Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda buka suara terkait adanya video viral terhadap sebuah tempat hiburan malam di Kota Payakumbuh, Senin 5 Juni 2023.

Sebelumnya, beredar video viral sebuah tempat hiburan malam yang diunggah oleh Plh. Kasat Pol PP Dewi Novita pada akun media sosialnya.

Dalam unggahan tersebut, mantan Camat Latina dan Camat Payakumbuh Timur ini menjelaskan bahwa salah satu tempat hiburan malam di Payakumbuh berbentuk kafe telah menyalahi aturan atau peraturan daerah.

Masih dalam unggahan tersebut, juga terlihat bahwa Satpol PP Payakumbuh melakukan penertiban dan menemukan beberapa fakta bahwa pengunjung atau orang-orang di lokasi tersebut berpakaian minim dan seksi.

Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

Kemudian juga ditambah dengan adanya hiburan berupa DJ perempuan yang berpakaian seksi serta dianggap telah menyalahi aturan yang berlaku.

Selain itu, menurut postingan tersebut juga diinformasikan bahwa tempat hiburan tersebut juga dibekingi oleh oknum aparat.

Menanggapi hal tersebut, Rida Ananda selaku Pj. Wali Kota Payakumbuh akhirnya buka suara terkait adanya video viral tersebut.

Saat diwawancarai Sudutpayakumbuh.com pada Senin 5 Juni 2023 usai pelepasan Jamah Haji Kota Payakumbuh mengatakan bahwa tempat hiburan malam tersebut ditutup.

Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

“Kita sudah sepakati bersama Forkopimda itu kafe itu ditutup,” katanya.

la juga mengimbau bahwa untuk kafe lainnya agar mengikuti aturan di Peraturan Daerah (Perda) dan bagi yang belum memiliki ijin silahkan untuk diurus ijinnya dan bagi yang sudah memiliki ijin untuk bisa mengikuti aturan daerah.

“Salah satunya jam operasional yang hanya sampai jam 12 malam, namanya kafe tempat minum dan makan ya sewajarnya saja,” ujar Pj. Wali Kota Payakumbuh

Sebelumnya sudutpayakumbuh.com sudah meminta keterangan tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Payakumbuh via WhatsApo yang dalam hal ini adalah Sekretaris Umum MUI Payakumbuh Hannan Putra.

Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

Ia mengatakan turut mengapresiasi dan mendukung seluruh penindakan penyakit masyarakat, baik itu tempat-tempat maksiat dan segala macamnya.

Menurutnya memang hal itu sudah menjadi tupoksi dari Satpol PP Kota Payakumbuh sebagai penegak Perda.

Selain itu MUI juga memberikan saran kepada Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk sebaiknya melakukan upaya-upaya seperti melibatkan unsur-unsur dari elemen-elemen masyarakat yang lain seperti ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang yang merupakan lapiran elemen di masyarakat yang harus dibawa dan diikutsertakan.

“Supaya penindakan ini berjalan dengan efektif, ketika Pemko dalam hal ini Satpol PP hanya tampil sendiri dikhawatirkan ini hanya sekadar euforia saja dan berhenti sebentar, memang setelah itu akan dibuka lagi, akan diulang lagi karena tidak ada controling baik itu dari masyarakat dan elemen yang lain,” ujarnya.

Selain itu, Hannan juga mengajak untuk sama-sama menghormati Perda. Karena berada di Payakumbuh yang merupakan ranah minang yang tentunya di atur oleh satu falsafah ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.’

“Bahwa negeri kita adalah negeri religius, masyarakat yang islami, itu harus kita jaga bahwa memang tidak patut tempat-tempat maksiat yang segala macamnya hiburan malam itu tumbuh di lingkungan negeri kita tercinta. Mari sama-sama kita menjaga yang seperti ini,” ujar Hannan.

 

Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Ad Space Available SUDUT PAYAKUMBUH
Halo #TemanSudut, Apakabar?

Info Payakumbuh dan Sekitarnya Terupdate hanya di Sudutpayakumbuh.com

SudutPayakumbuh.com Jangan Tampilkan Lagi